Kategori: Featured

  • Polda Metro Bagikan Makanan ke Peserta May Day di Monas

    Polda Metro Bagikan Makanan ke Peserta May Day di Monas

    Jakarta – Polda Metro Jaya membagikan makanan kepada sejumlah massa aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Monas, Jakarta Pusat. Hal itu sebagai bentuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para peserta aksi.
    “Polda Metro Jaya hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa nyaman kepada saudara-saudara kita yang sedang menyampaikan aspirasi. Pendekatan humanis seperti ini menjadi bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, kepada wartawan, Jumat (1/5/2026).

    Polisi membagikan makanan di depan Kantor Disnaker Provinsi DKI Jakarta, Gambir. Personel Polda Metro Jaya juga tampak berinteraksi dengan peserta aksi.

    Petugas membagikan makanan berupa siomay kepada para buruh. Hal itu menjadi bentuk kepedulian dan pendekatan humanis Polri dalam melayani masyarakat yang sedang menyampaikan aspirasi.

    “Hal-hal kecil seperti menyapa, berdialog, dan berbagi makanan dapat mencairkan suasana. Kami ingin seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, damai, dan penuh rasa saling menghormati,” ucapnya.

    Budi menyebut pembagian makanan itu merupakan bagian komunikasi dan pendekatan yang dibangun dengan pihak yang menyampaikan pendapat di muka umum. Dia mengajak masyarakat dan peserta agar tertib menjalankan aksinya.

    “Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Sampaikan aspirasi dengan tertib. Polri akan terus hadir sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan, dengan tetap melayani serta menjaga keamanan bersama,” pungkasnya.

  • Polda Metro Bagikan Makanan ke Peserta May Day di Monas

    Polda Metro Bagikan Makanan ke Peserta May Day di Monas

    Jakarta – Polda Metro Jaya membagikan makanan kepada sejumlah massa aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Monas, Jakarta Pusat. Hal itu sebagai bentuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para peserta aksi.
    “Polda Metro Jaya hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa nyaman kepada saudara-saudara kita yang sedang menyampaikan aspirasi. Pendekatan humanis seperti ini menjadi bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, kepada wartawan, Jumat (1/5/2026).

    Polisi membagikan makanan di depan Kantor Disnaker Provinsi DKI Jakarta, Gambir. Personel Polda Metro Jaya juga tampak berinteraksi dengan peserta aksi.

    Petugas membagikan makanan berupa siomay kepada para buruh. Hal itu menjadi bentuk kepedulian dan pendekatan humanis Polri dalam melayani masyarakat yang sedang menyampaikan aspirasi.

    “Hal-hal kecil seperti menyapa, berdialog, dan berbagi makanan dapat mencairkan suasana. Kami ingin seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, damai, dan penuh rasa saling menghormati,” ucapnya.

    Budi menyebut pembagian makanan itu merupakan bagian komunikasi dan pendekatan yang dibangun dengan pihak yang menyampaikan pendapat di muka umum. Dia mengajak masyarakat dan peserta agar tertib menjalankan aksinya.

    “Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Sampaikan aspirasi dengan tertib. Polri akan terus hadir sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan, dengan tetap melayani serta menjaga keamanan bersama,” pungkasnya.

  • Bersama BNN, Wujudkan Hidup Sehat dan Masa Depan Cerah

    Bersama BNN, Wujudkan Hidup Sehat dan Masa Depan Cerah

    Menjaga kesehatan merupakan investasi penting bagi masa depan setiap individu. Namun, masih ada berbagai faktor yang dapat mengganggu kondisi fisik maupun mental seseorang, salah satunya adalah paparan zat berbahaya yang dapat berdampak jangka panjang.

    Dampak tersebut tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan tubuh secara umum, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi fisik, termasuk penampilan. Perubahan pada kulit, menurunnya vitalitas, serta berkurangnya kualitas hidup menjadi beberapa hal yang perlu diwaspadai.

    Sering kali, dampak tersebut tidak langsung terlihat, melainkan terjadi secara bertahap. Inilah yang membuat pentingnya kesadaran sejak dini untuk menjaga diri dari berbagai hal yang berpotensi merugikan kesehatan. Gaya hidup sehat menjadi kunci utama untuk menjaga kualitas hidup tetap baik.
    Melalui edukasi yang terus dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Badan Narkotika Nasional, masyarakat diajak untuk lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan serta membuat pilihan hidup yang lebih bijak. Lingkungan yang positif dan dukungan dari orang terdekat juga menjadi faktor penting dalam membentuk kebiasaan yang sehat.

    Pada akhirnya, menjaga kesehatan bukan hanya tentang kondisi saat ini, tetapi juga tentang masa depan. Dengan memilih gaya hidup yang baik, setiap individu dapat tetap tampil percaya diri, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih optimal.

     

     

  • Bersama BNN, Wujudkan Hidup Sehat dan Masa Depan Cerah

    Bersama BNN, Wujudkan Hidup Sehat dan Masa Depan Cerah

    Menjaga kesehatan merupakan investasi penting bagi masa depan setiap individu. Namun, masih ada berbagai faktor yang dapat mengganggu kondisi fisik maupun mental seseorang, salah satunya adalah paparan zat berbahaya yang dapat berdampak jangka panjang.

    Dampak tersebut tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan tubuh secara umum, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi fisik, termasuk penampilan. Perubahan pada kulit, menurunnya vitalitas, serta berkurangnya kualitas hidup menjadi beberapa hal yang perlu diwaspadai.

    Sering kali, dampak tersebut tidak langsung terlihat, melainkan terjadi secara bertahap. Inilah yang membuat pentingnya kesadaran sejak dini untuk menjaga diri dari berbagai hal yang berpotensi merugikan kesehatan. Gaya hidup sehat menjadi kunci utama untuk menjaga kualitas hidup tetap baik.
    Melalui edukasi yang terus dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Badan Narkotika Nasional, masyarakat diajak untuk lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan serta membuat pilihan hidup yang lebih bijak. Lingkungan yang positif dan dukungan dari orang terdekat juga menjadi faktor penting dalam membentuk kebiasaan yang sehat.

    Pada akhirnya, menjaga kesehatan bukan hanya tentang kondisi saat ini, tetapi juga tentang masa depan. Dengan memilih gaya hidup yang baik, setiap individu dapat tetap tampil percaya diri, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih optimal.

     

     

  • Ditpolairud Polda Sulut dan Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Jasad Fadel Surupati di Perairan Sangihe

    Ditpolairud Polda Sulut dan Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Jasad Fadel Surupati di Perairan Sangihe

    KEPULAUAN SANGIHE — Kabar duka menyelimuti warga di sekitar Pantai Gihang. Setelah melalui proses pencarian yang intensif, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban yang dilaporkan hilang di perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

    Penemuan ini menjadi titik akhir dari upaya pencarian yang melibatkan sinergi berbagai unsur keamanan dan penyelamatan di Sulawesi Utara.

    Kronologi Penemuan Korban

    Pada operasi hari ini, kru KP. XV-2006 Ditpolairud Polda Sulut bersama tim SAR gabungan dari TNI dan Polri bergerak menyisir area perairan yang dicurigai. Hasilnya, sekitar pukul [Waktu Penemuan], tim melihat sesosok tubuh yang mengapung di laut.

    Titik penemuan berada pada jarak kurang lebih 250 meter dari bibir Pantai Gihang. Korban segera dievakuasi ke daratan untuk proses identifikasi lebih lanjut.

    Identifikasi Korban

    Setibanya di lokasi evakuasi, pihak keluarga yang sudah menunggu dengan cemas diminta untuk melakukan pengecekan fisik. Berdasarkan ciri-ciri yang dikenali secara akurat oleh pihak keluarga, korban dipastikan adalah Fadel Surupati.

    Sayangnya, saat ditemukan, Fadel sudah dalam keadaan meninggal dunia. Isak tangis keluarga pecah saat memastikan bahwa sosok yang mereka cari selama ini telah tiada.

    Operasi SAR Dinyatakan Selesai

    Dengan ditemukannya jenazah Fadel Surupati, pihak berwenang secara resmi menghentikan operasi pencarian. Perwakilan tim SAR gabungan menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh personel yang terlibat, mulai dari Ditpolairud Polda Sulut hingga jajaran TNI/Polri di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

    “Sinergi tim di lapangan sangat krusial. Meski berakhir dengan duka, setidaknya korban dapat dikembalikan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman yang layak,” ujar salah satu perwakilan tim di lokasi.

    Imbauan Keselamatan Perairan

    Kejadian ini kembali menjadi pengingat pahit bagi masyarakat, khususnya yang menggantungkan hidup di laut. Pihak berwenang mengeluarkan imbauan tegas agar warga selalu memprioritaskan keselamatan (safety first) saat beraktivitas di perairan.

    Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain:

    Memperhatikan Cuaca: Selalu cek prakiraan cuaca sebelum turun ke laut.
    Alat Keselamatan: Menggunakan pelampung atau alat bantu keselamatan lainnya.
    Aktivitas Berisiko: Lebih waspada saat melakukan penyelaman atau penangkapan ikan di area dengan arus yang tidak menentu.
    Semoga kejadian serupa tidak terulang kembali. Selamat jalan, Fadel Surupati. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan

     

     

     

  • Ditpolairud Polda Sulut dan Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Jasad Fadel Surupati di Perairan Sangihe

    Ditpolairud Polda Sulut dan Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Jasad Fadel Surupati di Perairan Sangihe

    KEPULAUAN SANGIHE — Kabar duka menyelimuti warga di sekitar Pantai Gihang. Setelah melalui proses pencarian yang intensif, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban yang dilaporkan hilang di perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

    Penemuan ini menjadi titik akhir dari upaya pencarian yang melibatkan sinergi berbagai unsur keamanan dan penyelamatan di Sulawesi Utara.

    Kronologi Penemuan Korban

    Pada operasi hari ini, kru KP. XV-2006 Ditpolairud Polda Sulut bersama tim SAR gabungan dari TNI dan Polri bergerak menyisir area perairan yang dicurigai. Hasilnya, sekitar pukul [Waktu Penemuan], tim melihat sesosok tubuh yang mengapung di laut.

    Titik penemuan berada pada jarak kurang lebih 250 meter dari bibir Pantai Gihang. Korban segera dievakuasi ke daratan untuk proses identifikasi lebih lanjut.

    Identifikasi Korban

    Setibanya di lokasi evakuasi, pihak keluarga yang sudah menunggu dengan cemas diminta untuk melakukan pengecekan fisik. Berdasarkan ciri-ciri yang dikenali secara akurat oleh pihak keluarga, korban dipastikan adalah Fadel Surupati.

    Sayangnya, saat ditemukan, Fadel sudah dalam keadaan meninggal dunia. Isak tangis keluarga pecah saat memastikan bahwa sosok yang mereka cari selama ini telah tiada.

    Operasi SAR Dinyatakan Selesai

    Dengan ditemukannya jenazah Fadel Surupati, pihak berwenang secara resmi menghentikan operasi pencarian. Perwakilan tim SAR gabungan menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh personel yang terlibat, mulai dari Ditpolairud Polda Sulut hingga jajaran TNI/Polri di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

    “Sinergi tim di lapangan sangat krusial. Meski berakhir dengan duka, setidaknya korban dapat dikembalikan ke pihak keluarga untuk proses pemakaman yang layak,” ujar salah satu perwakilan tim di lokasi.

    Imbauan Keselamatan Perairan

    Kejadian ini kembali menjadi pengingat pahit bagi masyarakat, khususnya yang menggantungkan hidup di laut. Pihak berwenang mengeluarkan imbauan tegas agar warga selalu memprioritaskan keselamatan (safety first) saat beraktivitas di perairan.

    Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain:

    Memperhatikan Cuaca: Selalu cek prakiraan cuaca sebelum turun ke laut.
    Alat Keselamatan: Menggunakan pelampung atau alat bantu keselamatan lainnya.
    Aktivitas Berisiko: Lebih waspada saat melakukan penyelaman atau penangkapan ikan di area dengan arus yang tidak menentu.
    Semoga kejadian serupa tidak terulang kembali. Selamat jalan, Fadel Surupati. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan

     

     

     

  • Kapolda Sumsel Resmikan Panti Asuhan, Tekankan Dukungan Masa Depan Anak

    Kapolda Sumsel Resmikan Panti Asuhan, Tekankan Dukungan Masa Depan Anak

    Kapolda Sumsel Resmikan Panti Asuhan, Tekankan Dukungan Masa Depan Anak

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menghadiri peresmian Panti Asuhan Cahaya Anugrah Abadi sekaligus peletakan batu pertama pembangunan asrama putra. Irjen Sandi juga memberikan bantuan sosial ke warga di Kecamatan Sematang Borang, Palembang.

    Kegiatan ini bentuk wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat selain menjaga keamanan dan ketertiban. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat.

    Acara diawali dengan pembacaan doa, dilanjutkan penayangan video selayang pandang, pemberian bantuan sosial berupa sembako dan kursi roda, hingga peletakan batu pertama pembangunan panti asuhan.

     

     

     

    Irjen Sandi menegaskan kegiatan sosial tersebut mencerminkan semangat pengabdian Polri yang tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat.

    “Hal ini sejalan dengan semangat pengabdian Polri, yaitu hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat,” ujar Irjen Sandi, Kamis (16/4/2026).

    Kapolda Sumsel resmikan panti asuhan. (Foto: dok. Istimewa)

    Irjen Sandi menerangkan keberadaan panti asuhan dan penyaluran bantuan sosial merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap anak-anak yang memerlukan dukungan bersama agar dapat tumbuh dengan baik.

    “Anak-anak yang membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan tempat tinggal yang layak, harus kita dukung agar mereka dapat menatap masa depan dengan lebih baik dan penuh harapan,” tegas Kapolda.

    Lebih lanjut, Irjen Sandi menekankan perhatian terhadap anak-anak tidak cukup hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga harus disertai pembinaan mental dan karakter.

    “Saat ini, anak-anak tidak hanya membutuhkan pendidikan formal, tetapi juga pendidikan mental, pembinaan akhlak, etika, dan karakter. Karena itu, peran kita semua sangat penting dalam mendampingi dan membimbing mereka agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan beradab,” ucapnya.

    Menurutnya, yang dilakukan jajaran kepolisian melalui kegiatan tersebut menunjukkan tugas Polri tidak berhenti pada pemeliharaan kamtibmas, Polri juga harus hadir untuk memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

    “Apa yang telah dilakukan ini menunjukkan bahwa anggota Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berupaya memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Kapolda.

    Melalui kegiatan ini, Polda Sumsel menegaskan kehadiran Polri di tengah masyarakat diwujudkan tidak hanya melalui tugas pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberi manfaat langsung.

    Peresmian panti asuhan, groundbreaking pembangunan panti asuhan putra, serta pemberian bantuan sosial kepada masyarakat menjadi cerminan komitmen Polri untuk terus hadir, melayani, dan mengabdi bagi masyarakat.

  • Kapolda Sumsel Resmikan Panti Asuhan, Tekankan Dukungan Masa Depan Anak

    Kapolda Sumsel Resmikan Panti Asuhan, Tekankan Dukungan Masa Depan Anak

    Kapolda Sumsel Resmikan Panti Asuhan, Tekankan Dukungan Masa Depan Anak

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Sandi Nugroho menghadiri peresmian Panti Asuhan Cahaya Anugrah Abadi sekaligus peletakan batu pertama pembangunan asrama putra. Irjen Sandi juga memberikan bantuan sosial ke warga di Kecamatan Sematang Borang, Palembang.

    Kegiatan ini bentuk wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat selain menjaga keamanan dan ketertiban. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat.

    Acara diawali dengan pembacaan doa, dilanjutkan penayangan video selayang pandang, pemberian bantuan sosial berupa sembako dan kursi roda, hingga peletakan batu pertama pembangunan panti asuhan.

     

     

     

    Irjen Sandi menegaskan kegiatan sosial tersebut mencerminkan semangat pengabdian Polri yang tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat.

    “Hal ini sejalan dengan semangat pengabdian Polri, yaitu hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat,” ujar Irjen Sandi, Kamis (16/4/2026).

    Kapolda Sumsel resmikan panti asuhan. (Foto: dok. Istimewa)

    Irjen Sandi menerangkan keberadaan panti asuhan dan penyaluran bantuan sosial merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap anak-anak yang memerlukan dukungan bersama agar dapat tumbuh dengan baik.

    “Anak-anak yang membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan tempat tinggal yang layak, harus kita dukung agar mereka dapat menatap masa depan dengan lebih baik dan penuh harapan,” tegas Kapolda.

    Lebih lanjut, Irjen Sandi menekankan perhatian terhadap anak-anak tidak cukup hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga harus disertai pembinaan mental dan karakter.

    “Saat ini, anak-anak tidak hanya membutuhkan pendidikan formal, tetapi juga pendidikan mental, pembinaan akhlak, etika, dan karakter. Karena itu, peran kita semua sangat penting dalam mendampingi dan membimbing mereka agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan beradab,” ucapnya.

    Menurutnya, yang dilakukan jajaran kepolisian melalui kegiatan tersebut menunjukkan tugas Polri tidak berhenti pada pemeliharaan kamtibmas, Polri juga harus hadir untuk memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

    “Apa yang telah dilakukan ini menunjukkan bahwa anggota Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berupaya memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Kapolda.

    Melalui kegiatan ini, Polda Sumsel menegaskan kehadiran Polri di tengah masyarakat diwujudkan tidak hanya melalui tugas pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberi manfaat langsung.

    Peresmian panti asuhan, groundbreaking pembangunan panti asuhan putra, serta pemberian bantuan sosial kepada masyarakat menjadi cerminan komitmen Polri untuk terus hadir, melayani, dan mengabdi bagi masyarakat.

  • Kapolda Sumatera selatan Gelar Tasyakuran Walimatussafar, Beri Pesan Khusus Ke Calon Haji

    Kapolda Sumsel Gelar Tasyakuran Walimatussafar, Beri Pesan Khusus Ke Calon Haji


    Jakarta – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar acara tasyakuran Walimatussafar pelepasan calon jemaah haji keluarga besar personel Polda Sumsel. Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho memberikan pesan khusus ke calon jemaah haji.
    Acara dilaksanakan di Masjid Assa’adah Mapolda Sumsel, Rabu (15/4/2026) pagi. Acara berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan.

     

     

    Pada tahun ini, sebanyak 44 orang calon jemaah haji merupakan personel Polda Sumsel akan diberangkatkan ke Tanah Suci. Di antara puluhan jemaah tersebut, turut serta dua Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, yakni Kabid Keuangan (Keu) Kombes Hermawan dan Kayanma Polda Sumsel AKBP Tri Martono.

    Acara yang dimulai pada pukul 08.00 WIB ini diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi, dilanjutkan dengan lantunan Surat Yasin bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan dari perwakilan calon jemaah haji yang diwakili oleh Kabid Keu Kombes Hermawan.

    Dalam momen pelepasan tersebut, Irjen Sandi Nugroho hadir langsung dan memberikan sambutan yang sarat akan makna spiritual. Ia menegaskan kesempatan menunaikan ibadah haji adalah sebuah panggilan suci dan kehormatan langsung dari Sang Pencipta, bukan sekadar soal kemampuan finansial.

    “Ibadah haji bukan semata-mata soal kesiapan materi, bukan pula sekadar persoalan administrasi dan rencana perjalanan. Ibadah haji adalah panggilan Allah. Banyak orang yang secara kemampuan telah siap, namun apabila belum mendapat panggilan, maka belum tentu dapat berangkat,” ujar Irjen Sandi di hadapan para jemaah.

    Pada kesempatan tersebut, Irjen Sandi turut membagikan pengalaman pribadinya sebagai refleksi bersama. Ia menceritakan pengalamannya ketika menghadapi kendala saat hendak berangkat ke Tanah Suci meski seluruh persiapan telah dilakukan.

    “Semua upaya manusia sudah dilakukan, segala ikhtiar telah ditempuh, tetapi apabila Allah belum menghendaki, maka tetap saja belum dapat berangkat. Dari pengalaman tersebut, saya semakin meyakini bahwa ibadah haji sungguh merupakan panggilan Allah. Kesempatan ini harus dijaga dengan niat yang lurus dan hati yang bersih,” tambahnya.

    Sebagai pimpinan, Irjen Sandi menitipkan pesan khusus agar seluruh jemaah keluarga besar Polda Sumsel senantiasa menjaga kebersamaan, kesehatan, dan nama baik institusi selama menjalankan rukun Islam kelima tersebut. Irjen Sandi meminta para jemaah untuk melepaskan segala urusan duniawi dan fokus beribadah dengan khusyuk.

    Di akhir sambutannya, Irjen Sandi menitipkan satu harapan dan doa kepada para jemaah saat berada di tempat-tempat mustajab di Tanah Suci nanti.

    “Doakan seluruh personel Polda Sumatera Selatan agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemampuan untuk terus memberikan pengabdian terbaik. Doakan pula agar situasi kamtibmas di Sumatera Selatan senantiasa aman dan kondusif, sehingga setiap tugas yang kami emban membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

    Rangkaian acara Walimatussafar ini kemudian ditutup dengan siraman rohani atau ceramah sekaligus doa pelepasan yang dipimpin langsung oleh Ustaz Saptudin mengantarkan langkah para calon tamu Allah dengan penuh keberkahan.

  • Kapolda Sumatera selatan Gelar Tasyakuran Walimatussafar, Beri Pesan Khusus Ke Calon Haji

    Kapolda Sumsel Gelar Tasyakuran Walimatussafar, Beri Pesan Khusus Ke Calon Haji


    Jakarta – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar acara tasyakuran Walimatussafar pelepasan calon jemaah haji keluarga besar personel Polda Sumsel. Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho memberikan pesan khusus ke calon jemaah haji.
    Acara dilaksanakan di Masjid Assa’adah Mapolda Sumsel, Rabu (15/4/2026) pagi. Acara berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan.

     

     

    Pada tahun ini, sebanyak 44 orang calon jemaah haji merupakan personel Polda Sumsel akan diberangkatkan ke Tanah Suci. Di antara puluhan jemaah tersebut, turut serta dua Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, yakni Kabid Keuangan (Keu) Kombes Hermawan dan Kayanma Polda Sumsel AKBP Tri Martono.

    Acara yang dimulai pada pukul 08.00 WIB ini diawali dengan pembacaan Kalam Ilahi, dilanjutkan dengan lantunan Surat Yasin bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan dari perwakilan calon jemaah haji yang diwakili oleh Kabid Keu Kombes Hermawan.

    Dalam momen pelepasan tersebut, Irjen Sandi Nugroho hadir langsung dan memberikan sambutan yang sarat akan makna spiritual. Ia menegaskan kesempatan menunaikan ibadah haji adalah sebuah panggilan suci dan kehormatan langsung dari Sang Pencipta, bukan sekadar soal kemampuan finansial.

    “Ibadah haji bukan semata-mata soal kesiapan materi, bukan pula sekadar persoalan administrasi dan rencana perjalanan. Ibadah haji adalah panggilan Allah. Banyak orang yang secara kemampuan telah siap, namun apabila belum mendapat panggilan, maka belum tentu dapat berangkat,” ujar Irjen Sandi di hadapan para jemaah.

    Pada kesempatan tersebut, Irjen Sandi turut membagikan pengalaman pribadinya sebagai refleksi bersama. Ia menceritakan pengalamannya ketika menghadapi kendala saat hendak berangkat ke Tanah Suci meski seluruh persiapan telah dilakukan.

    “Semua upaya manusia sudah dilakukan, segala ikhtiar telah ditempuh, tetapi apabila Allah belum menghendaki, maka tetap saja belum dapat berangkat. Dari pengalaman tersebut, saya semakin meyakini bahwa ibadah haji sungguh merupakan panggilan Allah. Kesempatan ini harus dijaga dengan niat yang lurus dan hati yang bersih,” tambahnya.

    Sebagai pimpinan, Irjen Sandi menitipkan pesan khusus agar seluruh jemaah keluarga besar Polda Sumsel senantiasa menjaga kebersamaan, kesehatan, dan nama baik institusi selama menjalankan rukun Islam kelima tersebut. Irjen Sandi meminta para jemaah untuk melepaskan segala urusan duniawi dan fokus beribadah dengan khusyuk.

    Di akhir sambutannya, Irjen Sandi menitipkan satu harapan dan doa kepada para jemaah saat berada di tempat-tempat mustajab di Tanah Suci nanti.

    “Doakan seluruh personel Polda Sumatera Selatan agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemampuan untuk terus memberikan pengabdian terbaik. Doakan pula agar situasi kamtibmas di Sumatera Selatan senantiasa aman dan kondusif, sehingga setiap tugas yang kami emban membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

    Rangkaian acara Walimatussafar ini kemudian ditutup dengan siraman rohani atau ceramah sekaligus doa pelepasan yang dipimpin langsung oleh Ustaz Saptudin mengantarkan langkah para calon tamu Allah dengan penuh keberkahan.